Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka Memasuki Babak Kearifan Lokal

Palangka Raya, 9 November 2023 – Sebagai bagian dari inisiatif Kurikulum Merdeka, peserta didik Kelas X dari SMAN 3 Palangka Raya, didampingi oleh guru-guru mereka, terlibat dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan fokus pada tema kearifan lokal. Kegiatan ini diadakan di Museum Balanga Palangka Raya dan melibatkan ratusan peserta didik yang bersemangat.

Proyek P5 adalah sebuah langkah progresif dalam sistem pendidikan yang bertujuan untuk memberikan pendidikan karakter yang kuat dengan penekanan pada nilai-nilai Pancasila. Dalam babak kearifan lokal, peserta didik diajak untuk memahami dan menghargai nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang ada di Palangka Raya, dengan bimbingan dan pendampingan dari guru-guru mereka.

Kepala SMAN 3 Palangka Raya, Bapak Sudiro, S.Pd., M.M mengungkapkan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter peserta didik. “Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini merupakan upaya nyata untuk membentuk generasi muda yang memiliki nilai-nilai Pancasila kuat dan menghargai kearifan lokal. Saya berharap kegiatan ini akan memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik dalam memahami budaya dan nilai-nilai yang ada disekitar kita.”

Kepala Museum Balanga menyambut peserta didik dan guru-guru dengan penuh semangat. “Museum Balanga adalah harta karun budaya kita, dan kami senang dapat berbagi pengetahuan dengan generasi muda. Ini adalah langkah positif dalam memperkuat identitas dan cinta terhadap kearifan lokal.”

Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan tugas untuk menjelajahi Museum Balanga. Mereka belajar tentang sejarah, budaya, dan nilai-nilai lokal yang tercermin dalam pameran museum. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk berinteraksi dengan peninggalan budaya dan mengekspresikan pemahaman mereka tentang nilai-nilai tersebut.

Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ini berlangsung dengan antusiasme yang tinggi, membantu peserta didik dan guru-guru memahami bahwa Pancasila bukan hanya konsep yang abstrak, tetapi juga nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat mereka. Kearifan lokal menjadi mata rantai penting dalam memahami keragaman budaya dan persatuan bangsa.

Diharapkan kegiatan serupa akan terus digelar untuk mendukung pembentukan karakter yang kuat dan mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan berkepribadian unggul.

Semoga Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terus berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi generasi muda Palangka Raya.

Penulis : Nayanika Amerta
Dokumentasi : Koordinator P5